Kunjungan Wagub Jateng ke Kendalrejo, Dinsos KBPP Pemalang Perkuat Program Pemberdayaan Perempuan Melalui PPEP

Pemalang – Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos KBPP) Kabupaten Pemalang terus memperkuat upaya pemberdayaan ekonomi perempuan melalui kegiatan Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan (PPEP) Tahap VI yang dilaksanakan di Desa Kendalrejo, Kecamatan Petarukan, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini berlangsung bersamaan dengan kunjungan kerja Wakil Gubernur Jawa Tengah dalam rangka penyerahan bantuan dan peninjauan hasil kegiatan desa dampingan di Kabupaten Pemalang.
Kepala Dinsos KBPP Kabupaten Pemalang, Drs. Mu’minun, M.M., hadir bersama jajaran untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Kehadiran Dinsos KBPP menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kapasitas ekonomi perempuan, memperkuat kelompok usaha produktif, serta membangun sinergi lintas sektor guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Kendalrejo ini menjadi momentum untuk memperkuat dukungan terhadap kelompok usaha perempuan dan masyarakat produktif. Melalui program pemberdayaan ekonomi, perempuan didorong agar tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan keterampilan, dan berkontribusi terhadap ketahanan ekonomi keluarga.
Kelompok PPEP Mentari Terima Dukungan 25 Juta dari PT Semen Gresik
Salah satu bentuk dukungan dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah penyerahan bantuan modal peralatan usaha dan 11 unit sambungan listrik senilai Rp 25.000.000 kepada Kelompok PPEP Mentari Desa Kendalrejo dari PT Semen Gresik. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan usaha kelompok, memperkuat kebutuhan operasional, serta meningkatkan keberlanjutan kegiatan ekonomi produktif yang dijalankan perempuan di tingkat desa. Dukungan terhadap kelompok usaha perempuan memiliki arti penting karena keberhasilan pemberdayaan ekonomi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghasilkan produk, tetapi juga oleh tersedianya sarana pendukung, keberlanjutan proses produksi, pengelolaan usaha, dan kemampuan kelompok dalam mengembangkan peluang pasar.
Oleh karena itu, bantuan yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sesuai peruntukannya, dikelola secara bertanggung jawab, dan menjadi modal penguatan usaha agar kelompok PPEP Mentari semakin berkembang.
Selain dukungan dari dunia usaha, Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah juga menyalurkan bantuan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat di desa dampingan. Bantuan tersebut meliputi lima paket Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dengan total nilai Rp12.500.000. Dukungan lainnya diberikan melalui dua paket Kelompok Usaha Bersama (KUBE) senilai total Rp40.000.000, yang diperuntukkan bagi usaha ternak ayam petelur serta usaha penjualan gas LPG dan sembako.
Berbagai bentuk bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha produktif sesuai potensi dan kebutuhan penerima manfaat. Penguatan usaha juga menjadi salah satu upaya untuk memperluas kesempatan perempuan dalam kegiatan ekonomi serta meningkatkan kontribusinya terhadap kesejahteraan keluarga.
Sinergi Pemberdayaan Perempuan dan Pengentasan Kemiskinan
Bagi Dinsos KBPP Kabupaten Pemalang, pemberdayaan ekonomi perempuan merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memperluas kesempatan perempuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Perempuan yang memiliki akses terhadap kegiatan ekonomi produktif diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mengelola sumber daya, memperkuat kemandirian, dan berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan keluarga.
Pelaksanaan PPEP juga perlu dipahami sebagai proses pemberdayaan yang berkelanjutan. Pemberian bantuan menjadi salah satu bentuk dukungan awal, sedangkan penguatan kapasitas kelompok, pengelolaan usaha, pengembangan produk, dan perluasan akses pemasaran merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan usaha. Dalam konteks pembangunan daerah, kolaborasi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran strategis untuk memperluas jangkauan program pemberdayaan. Sinergi tersebut memungkinkan dukungan yang diberikan lebih sesuai dengan potensi lokal serta kebutuhan kelompok sasaran.
Kunjungan kerja Wakil Gubernur Jawa Tengah di Desa Kendalrejo menjadi bagian dari rangkaian kegiatan penyerahan bantuan dan peninjauan hasil kegiatan desa dampingan yang diarahkan untuk mendukung program pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah.
Dinsos KBPP Dorong Keberlanjutan Usaha Produktif
Dinsos KBPP Kabupaten Pemalang mendukung penguatan program pemberdayaan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas masyarakat dan keberlanjutan usaha produktif. Melalui PPEP, perempuan diharapkan semakin memiliki ruang untuk mengembangkan potensi ekonomi, membangun kemandirian, dan memperkuat perannya dalam keluarga maupun lingkungan masyarakat.Ke depan, keberhasilan program pemberdayaan ekonomi perlu dilihat tidak hanya dari jumlah bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari kemampuan penerima manfaat dalam mengembangkan usaha, menjaga keberlangsungan kegiatan produksi, meningkatkan pendapatan, serta menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.
Melalui kolaborasi dan komitmen bersama, Dinsos KBPP Kabupaten Pemalang terus mendukung upaya pemberdayaan perempuan agar semakin berdaya, produktif, dan mandiri, sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat di Kabupaten Pemalang. Kontributor: Anugrah Fitria Berliannanda