Rapat Gugus Tugas KLA 2025: Pemalang Mantapkan Komitmen Menuju Kabupaten Ramah Anak

Pemalang, 17 Juni 2025 — Dalam rangka memperkuat sinergi dan komitmen lintas sektor menuju Pemalang sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA), Dinas Sosial KBPP Pemalang menggelar Rapat Koordinasi Gugus Tugas KLA Tahun 2025, Selasa (17/6), bertempat di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Pemalang.
Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang, Bapak Heriyanto, S.Pd., M.Si., yang sekaligus memaparkan hasil capaian evaluasi KLA Tahun 2024. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya upaya berkelanjutan dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak sebagai prioritas pembangunan daerah.
Selanjutnya, Bapak Supadi, A.Ks., M.H., Pelaksana Harian Kepala Dinas Sosial KBPP, menyampaikan paparan rencana pelaksanaan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2025, yang akan digelar secara kolaboratif, edukatif, dan melibatkan seluruh unsur masyarakat.
Arahan khusus disampaikan oleh Ibu Haraswati Yunus, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Agama Pemalang, yang mengingatkan tentang dampak negatif penggunaan gadget secara berlebihan pada anak-anak. “Gadget bisa bekerja seperti zat adiktif, menciptakan ketergantungan yang merusak perkembangan sosial dan emosional anak,” ujarnya tegas.
dr. Noor Faizah Maenofie, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pemalang, memaparkan Rencana Kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional ke-41 Tahun 2025, yang mengusung semangat partisipasi anak dalam kegiatan yang sehat, positif, dan berdaya guna.
Rakor ini dihadiri oleh unsur lintas sektor, mulai dari Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri, Kementerian Agama, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Provinsi Jawa Tengah, Badan Pemasyarakatan Pekalongan, OPD Kabupaten Pemalang, Camat Lokus Kecamatan Berdaya, RSU Santa Maria, serta organisasi wanita, profesi, dan kemasyarakatan.
Antusiasme peserta terlihat dari diskusi yang hidup dan kontribusi aktif. Salah satu peserta, Bapak Teguh Winarso dari Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Pemalang, mengangkat isu sosial penting mengenai keberadaan anak LSL (laki-laki suka laki-laki) di Pemalang, yang membutuhkan perhatian dan pendekatan khusus secara preventif dan edukatif.
Bapak Triyatno Yuliharso, S.IP., M.P., selaku Kepala Bidang PPPA Dinas Sosial KBPP Kabupaten Pemalang, juga menjadi peserta aktif yang memberikan pandangan strategis. Dalam forum tersebut, beliau menyampaikan bahwa pendekatan KLA harus menyentuh hingga ke level keluarga dan komunitas.
Rapat koordinasi ini menjadi momentum konsolidasi penting dalam menyatukan komitmen dan strategi lintas sektor. Harapannya, Kabupaten Pemalang dapat meraih predikat KLA yang lebih tinggi pada tahun 2025, dan menciptakan lingkungan yang benar-benar ramah, aman, dan membahagiakan bagi seluruh anak.
Reporter: Anugrah Fitria Berliannanda