Mengukur Kesenjangan! DinsosKBPP Desiminasikan Data Pilah Gender dan Anak 2025 untuk Kebijakan Tepat Sasaran

PEMALANG – Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosKBPP) Kabupaten Pemalang sukses menggelar Deseminasi Data Pilah Gender dan Anak (DPGA) Kabupaten Pemalang Tahun 2025 di Grand Wijaya Hotel pada Kamis, 20 November 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan pemanfaatan data terpilah dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan yang lebih responsif gender dan hak anak.
Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas DinsosKBPP, Bapak Supadi, AKS., M.H., yang mewakili Kepala Dinas. Dalam sambutannya, Bapak Supadi menyampaikan bahwa pengelolaan data pembangunan termasuk pengumpulan, pengolahan, analisis, dan penyajian data yang dirinci menurut jenis kelamin dan umur adalah upaya penting untuk pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) dan Pengarusutamaan Hak Anak (PHA).
“Forum Data Gender dan Anak Kabupaten Pemalang telah dibentuk sejak 2018. Hal ini diharapkan mampu mendorong OPD untuk mengelola, mendokumentasikan, dan mendesiminasikan data terpilah ke dalam sistem database yang diperbaharui secara rutin,” ujar Bapak Supadi.
Peserta yang diundang mencakup Kepala Bappeda, Diskominfo, Dindikbud, Dinkes, dan Disdukcatpil Pemalang. Selain itu, perwakilan dari instansi vertikal seperti Ketua Pengadilan Agama, Kepala BPS, Kepala Kemenag, dan Kepala KPU turut hadir.
Tantangan dan Capaian Data SIGA
Meski demikian, Bapak Supadi mengakui masih ada kendala, seperti anggapan bahwa data pilah belum krusial dalam perencanaan, belum semua OPD memiliki data pilah terkait SDM (seperti partisipasi sekolah dan kesehatan ibu/anak), dan keterbatasan pemahaman SDM pengelola data terkait substansi indikator.
Kepala Bidang PPPA, Bapak Triyatno Yuliharso, S.IP., M.P., bertindak sebagai moderator. Kegiatan ini menegaskan pentingnya ketersediaan data gender dan anak sebagai bahan evaluasi dan perumusan isu-isu gender.
Data Sistem Informasi Gender dan Anak (SIGA) Kabupaten Pemalang Tahun 2025 terdiri dari 11 bidang dan 351 indikator yang telah lengkap dengan definisi operasional dan formula perhitungan. DinsosKBPP mencatat capaian fantastis di tahun 2024, di mana 99% OPD telah mengisi data , dengan tingkat keterisian data mencapai 95%.
Sesi Deseminasi menghadirkan Bapak Muhammad Tarom, S.E., Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Kab. Pemalang, sebagai narasumber.
Bapak Tarom menyoroti kondisi investasi di Pemalang yang didominasi oleh investasi padat karya. “Kita patut bersyukur, pabrik-pabrik yang cukup banyak di Pemalang adalah padat karya. Artinya, investasi ini menyerap tenaga kerja lebih banyak dan menyerap lingkungannya lebih sedikit, sehingga polusi tidak terlalu banyak,” jelasnya.
Data SIGA tahun 2025 ini diharapkan dapat digunakan secara optimal dalam penyusunan kebijakan pembangunan berbagai sektor untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan DPGA dan mengidentifikasi permasalahan sebagai bahan monitoring dan evaluasi.
DinsosKBPP akan terus memfasilitasi dan memberi bimbingan teknis kepada perangkat daerah dalam mengembangkan dan memperbaharui sistem data gender dan anak.
Kontributor: Anugrah Fitria Berliannanda