“My Day, My Rights”: Suara Anak Menggema di SMP N 1 Pulosari

Pemalang — Dinas Sosial KBPP Kabupaten Pemalang melalui Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) kembali menggerakkan edukasi perlindungan anak melalui kegiatan Forum Anak Goes To School (FAGTS) dengan tema “My Day, My Rights”. Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 26 November 2025, pukul 09.00 WIB di SMP Negeri 1 Pulosari, menghadirkan Forum Anak Kabupaten Pemalang sebagai fasilitator utama.
Acara dibuka dengan sambutan dari Erita Listiani, S.Pd, selaku Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pulosari, yang menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif pemerintah daerah dalam memperkuat pemahaman hak anak di lingkungan sekolah. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dede Nadiyanah, S.I.P., Penelaah Teknis Kebijakan Bidang PPPA Dinas Sosial KBPP Kabupaten Pemalang, yang menegaskan bahwa sekolah merupakan ruang strategis untuk membangun budaya ramah anak dan memperkuat suara anak dalam pembangunan daerah.
Kegiatan ini juga menjadi rangkaian peringatan Hari Anak Sedunia 2025, sebagai momentum untuk menguatkan suara, perlindungan, dan kesejahteraan setiap anak di Kabupaten Pemalang.
Penguatan Kapasitas Remaja Melalui Tiga Sesi Materi
Kegiatan FAGTS menghadirkan tiga narasumber dari unsur Puspaga dan Forum Anak Kabupaten Pemalang, yaitu:
1. Anugrah Fitria Berliannanda, S.Tr.Sos
Konselor Pekerja Sosial Puspaga Pemalang
Materi: Kesehatan Mental pada Remaja
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan pentingnya keseimbangan emosi, kemampuan mengatasi tekanan, serta pengaruh lingkungan keluarga dan sosial terhadap kesehatan mental remaja. Siswa diajak memahami ciri-ciri remaja bermental sehat, faktor risiko gangguan mental, hingga cara mengelola stres dengan pendekatan positif dan realistis.
2. Arimbi Hidayatul Cinta
Koordinator Forum Anak Kabupaten Wilayah Pulosari
Materi: Cerdas Digital: Aman di Sekolah dan Dunia Maya
Arimbi menekankan pentingnya literasi digital, etika berkomunikasi, keamanan data pribadi, hingga kemampuan memilah informasi untuk menghindari hoaks dan cyberbullying. Peserta juga diajak memahami peran mereka sebagai warga digital yang bertanggung jawab.
3. Algoyazi Rafka Raditia
Forum Anak Kecamatan Pulosari
Materi: Mengenal Konvensi Hak Anak
Peserta dikenalkan pada prinsip-prinsip non-diskriminasi, kepentingan terbaik bagi anak, hak untuk hidup dan berkembang, serta hak untuk berpartisipasi. Pemahaman mengenai klaster perlindungan anak juga disampaikan secara interaktif.
Interaktif: Siswa Berani Bertanya, Berdiskusi, dan Memerankan Role Play
Selama kegiatan, siswa menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka aktif bertanya, menjawab kuis, hingga mampu menjelaskan ulang jenis-jenis kekerasan, hak-hak anak, serta contoh perilaku aman di dunia maya.
Kegiatan semakin hidup melalui role play bertema Cerdas Digital, di mana lima siswa memerankan karakter:
1. Influencer Positif
2. Hacker
3. Pembully
4. 2 Netizen yang Bijak
Melalui simulasi kasus “Seorang siswa yang dibully”, para peserta belajar mengenai etika digital, dampak bullying, serta bagaimana menjadi agen perubahan yang menghentikan kekerasan di sekolah dan dunia maya.
Komitmen Bersama Mewujudkan Lingkungan Sekolah Ramah Anak
Kegiatan Forum Anak Goes To School tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga wujud nyata komitmen Kabupaten Pemalang dalam memperkuat mekanisme perlindungan anak berbasis sekolah. Kolaborasi antara Dinas Sosial KBPP, Puspaga, sekolah, dan Forum Anak diharapkan mampu memperluas pemahaman siswa mengenai hak-hak mereka serta mendorong tumbuhnya budaya saling menghargai.
FAGTS menjadi bukti bahwa suara anak tidak hanya didengar, tetapi juga diwadahi untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Kontributor: Anugrah Fitria Berliannanda